Ciri-ciri Cigun Anakan Jantan dan Betina (Ciri Ciblek Gunung Jantan Muda)

Cara membedakan anakan ciblek gunung (cigun) jantan dan betina dengan jelas dan mudah bagi kicau mania pemula.

Ciblek gunung merupakan salah jenis burung ciblek yang mempunyai tembakan sangat rapat dan keras apalagi dirawat sejak anakan atau trotolan, cigun akan mengeluarkan suara bren ak47 yang jerih dan bagus untuk pemasteran burung lainnya.

Hal itulah yang menjadi alasan kenapa para pecinta ciblek merawat calon gacoan ciblek gunung sejak anakan atau meloloh sendiri sampai ia gacor saat dewasa kelak.

Namun tidak semua ciblek gunung bisa gacor dan mempunyai tembakan yang rapat. Ciblek gunung yang bisa gacor ngebren merupakan cigun yang berjenis kelamin jantan.

Salah satu cara untuk membedakan cigun anakan jantan dan betina adalah dengan melihat ciri fisiknya. Seperti melihat warna bulu, bentuk kepala dan ukuran badanya.

Berikut adalah cara membedakan anakan cigun jantan dan betina

cara membedakan anakan cigun jantan dan betina
Gambar Ciblek Gunung Anakan Jantan & Betina

Ciri Ciblek Gunung Jantan

  • Warna kuning dibagian mata : Pada cigun anakan jantan terdapar warna kuning-kekuningan yang terang di sekitar matanya, atau lebih tepatnya di bagian kelopak mata. Warna kuningnya juga terlihat terang alias tegas.
  • Bentuk kepala yang Besar : Anakan ciblek gunung jantan mempunyai kepala yang kotak (agak pipih), besar, dan terdapat banyak corak garis-garis yang hitam pekat di sekitar kepala nya. Untuk melihat bentuk ini, sebaiknya anda memandangnya dari agak jauh dengan jarak sekitar 1 meter.
  • Bentuk dan Warna paruh cigun : Walaupun cigun masih anakan, paruhnya akan tampak besar dan berwarna hitam / hitam kecoklat yang pekat, khususnya pada bagian ujung paruh. Anda bisa banding-bandingkan dengan anakan lain, jika terdapat ada banyak pilihan anakan cigun di dala sangkar.
  • Warna tengorokan : pilihlah warna tengorokan anakan cigun yang terlihat paling kuning jelas dan pekat
  • Warna bulu dada : anakan cigun jantan memiliki warna bulu yang berwarna agak putih semu kuning.
  • Body besar dan kekar : Sudah tidak asing lagi bagi para kicau mania indonesia, kalo sebagian besar burung jantan akan mempunyai tubuh yang gagah, termasuk cigun muda. Bagi yang sudah biasa memelihara burung ciblek gunung ini, tampak sekilas saja sudah keliatan mana tubuh yang paling kekar kemungkinan besar adalah jantan muda. Namun, usut punya usut hal ini tidak bisa menjadi patokan karena ada juga cigun jantan yang mempunyai tubuh kecil dan bulet. Seperti cigun dakun dada kuning ia memiliki body yang paling kecil.
  • Ukuran kaki cigun jantan : anakan cigun jantan pasti mempunyai ukuran kaki yang panjang dan besar. Selain kaki, ukuran jari-jarinya juga panjang. Jika mendapati ciri seperti ini sudah dipastikan bahwa cigun tersebut adalah jantan
  • Suara riwikan cigun jantan : yang terkahir adalah syarat mutlak untuk membedakan anakan cigun jantan dan betina, adalah dengan melihat pada umur 1 hingga 1,5 bulan, cigun anakan jantan akan mulai belajar berkicau atau dikenal dengan nama ngeriwik. Jika cigun anda sudah mulai bunyi ngeriwik, saya pastikan bahwa cigun tersebut 99% jantan

Ciri Ciblek Gunung Betina

  • Warna bulunya terlihat kusam kurang jalas dan sama sekali tidak ada warna yang tajam
  • Kepalanya kecil dan garis garis diatas kepalanya pudar (abu-abu) atau nyaris hampir tidak terlihat.
  • Paruh tipis kecil dan warnanya cokelat muda
  • Tenggorokannya berwarna kuning muda.
  • Ketika umur 1 bulan – 1,5 bulan, burung tidak kunjung bunyi alias cuma krek krek saja

Tips Perawatan Cigun Agar Mau Gacor Bren.

  1. Pagi sekitar jam 06.00 burung di keluarkan dari dalam ruangan dan taruh di tempat teduh sambil kalian bersihkan sangkar harian.
  2. Jam 06.30 burung di mandikan dengan cara di semprot sampai basah kuyub.ganti air minum beserta voer,pemberian voer dengan cara di tumbuk agak halus dan di campur dengan ulat kandang,boleh juga kalian campur dengan kroto.penjelasan ini bertujuan agar ke depannya ciblek gunung mau memakan voer secara uutu.kemudian kasih jangkrik berukuran kecil 5 ekor di cepuk yang berbeda.
  3. Jam 07.00 lakukan penjemuran selama 2 jam lamanya.selama penjemuran usahakan jangan di pertemukan dulu dengan burung sejenis atau burung lain sampai ciblek gunung benar-benar sudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar rumah kita.
  4. Jam 09.00 taruh di tempat teduh selama 30 menit dan kasih jangkrik lagi yang berukuran kecil sebanyak 3 ekor.jangan di goda dulu dengan upaya agar ciblek mau mengambil jangkrik dari tangan kalian.taruh saja pada cepuk harian yang sudah di sediakan.
  5. Jam 09.30 sangkar burung di kerodong dan taruh di dalam ruangan sejuk yang memiliki sirkulasi udara baik agar beristirahat dengan tenang.selama istirahat burung ciblek boleh kalian master memakai suara burung sejenis dengan volume pelan saja.usahakan jangan memaster memakai suara burung lain dahulu.
  6. Jam 03.00 burung kembali taruh di luar rumah.mandikan kembali dengan cara di semprot sampai basah kuyup dan bersihkan lagi sangkar hariannya.
  7. kasih lagi jangkrik 3 ekor,kroto segar sebanyak 1 sendok makan dan kontrol voer yang bercampur ulat kandang.tambahkan ulat kandang apabila di cepuk sudah tinggal sedikit dan dilanjut penjemuran kembali.
  8. Jam 05.00 burung ciblek gunung kembali di kerodong dan taruh di dalam ruangan.master kembali dengan suara burung sejenis dengan volume pelan saja sampai menjelang pagi hari kembali.

Pemandian tidak boleh di terapkan apabila cuaca lagi dingin atau dalam pasca musim hujan.Tingkat keberhasilan dari pola perawatan di atas tergantung kesabaran dan ketelatenan kalian masing-masing.Catatan Penting

Sekian dan terima kasih sudah membaca artikel ini tentang tata cara membedakan anakan cigun jantan dan betina secara akurat dan jelas serta bagaimana perawatan ciblek gunung agar mau gacor ngebren rapat.

Masteran Ciblek Gunung Gacor Ngebren Rapat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *